Google+ Followers

Kamis, 24 Maret 2011

REDAKAN AMARAHMU

Bagian I
Kapan Amarahmu Menjadi Sebuah Masalah ?
Pada waktu-waktu tertentu dalam hidup kita, setiap orang mengalami kemarahan yang tidak perlu dan tidak dapat dibenarkan. Meskipun demikian, jika terlalu sering terjadi, hal ini dapat menjadi masalah. Berikut ini beberapa tanda yang akan memberitahu kapan kemarahanmu menciptakan masalah bagimu.
1. Ketika Kemarahan terlalu sering terjadiAda banyak situasi ketika amarah merupakan hal yang tepat dan dibenarkan. Namun demikian, kita acapkali marah, bahkan ketika kemarahan tersebut tidak berguna atau perlu. Kamu perlu membedakan kapan saat yang wajar untuk marah dan kapan amarah menjadi bukan gagasan yang bagus.
2. Ketika Kemarahan terlalu kuat. Kemarahan terjadi pada level intensitas yang berbeda. Kemarahan dalam kadar yang kecil atau menengah acap kali dapat berguna bagi kebaikanmu. Namun, kemarahan tingkat tinggi jarang menghasilkan hasil yang positif.
3. Ketika Kemarahan berlangsung terlalu lama.Ketika kamu memperpanjang kemarahanmu, tubuhmu harus menjaga stres/pemunculan marahmu pada level yang melebihi batas normal.Kita sering menyebutnya "Melebih-lebihkan sesuatu",Amarah yang berlangsung terlalu lama dapat menahan sistem tubuhmu kembali ke level normal, sehingga membuat dirimu rentan terhadap kesulitan dan gangguan yang lebih lanjut. Karena itu,kemarahan yang berkepanjangan membuatmu lebih mudah marah saat ada sesuatu yang tidak berjalan sebagaimana mestinya dilain waktu. Lebih jauh lagi, kemarahan yang berkepanjangan akan membuat konflik menjadi lebih sulit (bahkan tidak mungkin) di pecahkan
4. Ketika kemarahan menyebabkan tingkah laku (secara fisik atau verbal ) yang mengancam. Tindakan agresi pasti akan mebuatmu terlibat dalam masalah. Saat merasa disakiti atau diperlakukan dengan tidak adil, kamu mungkin ingin mencecar orang yang telah menyinggungmu. Kemarahan, terutama kemarahan yang kuat dan personal, mendorong respons agresif. Otot-ototmu menegangkan, suaramu menjadi lebih keras, dan kamu mengepal tinjumu serta menatap tajam. Ketika kamu berada dalam keadaan seperti itu, kamu lebih cebdrung bertindak secara reaktif. Serangan fisik dan serangan Verbal (seperti menyebut seseorang brengsek)bukanlah cara yang efektif untuk mengatasi konflik. Jika kemarahanmu membuatmu agresif, berarti kamu punya masalah.
5. Ketika Kemarahan mengganggu sekolah, pekerjaan, atau hubunganmu dengan orang lain. Kemarahanmu membuat orang lain sulit berhubungan denganmu, ada harga yang harus dibayar. Kemarahanmu akan membuat kamu tidak dapat berkonsentrasi ditempat kerja atau sekolah, dan membuatmu tidak puas dengan apa yang kamu lakukan. Kemarahanmu acap kali akan menghalau oranglain dan mebuat mereka sulit menyukaimu.
Bersambung........
Dr.Michael Hershorn, "Redakan Amarahmu !" (tip-tip Pengendalian Emosi Remaja)(2006-41,42)