Minggu, 06 Desember 2009

Menyontek saat Ulangan

Selamat menempuh ulangan semester....., Semua siswa SMA N.6 Pontianak sedang berjuang untuk meningkatkan nilai rapornya di semester ganjil ini. Ayo ... semangat.... dan semoga sukses!!!!!!
Masalah yang sering muncul pada saat-saat ulangan umum ini biasanya adalah MENYONTEK...
Niat itu muncul pada saat tidak ada jalan lain untuk menjawab pertanyaan soal, akhirnya.....MENYONTEK, Atau kadang timbul sebelum ulangan hal ini di sebabkan karena tidak bisa menggunakan sistem kebut semalam dan akhirnya membuat catatan kecil sebagai persiapan menyontek.
Apasih menyontek itu????
Kata lain menyontek adalah ngepek,,,,, mengkopy,,,,, atau menyiplak.
Dalam ulangan umum menyontek adalah mencari jawaban dari beberapa sumber yang bisa membantunya untuk memberi jawaban. Misalnya dari buku paket, buku catatan,catatan kecil, SMS teman atau melihat jawaban teman
Boleh Ndak Sih......?????
Yah pasti tidak boleh....., bisa dikatakan itu perbuatan dosa. Menipu guru yang mengoreksi, menipu orang tua dan menipu diri sendiri.....

Bagaimana menghindarinya?????
Untuk menghindarinya :
1. Belajarlah di rumah dengan persiapan maksimal, jangan kebut semalam.
2. Percaya diri
3. Konsentrasi, jangan terganggu dengan panggilan teman
4. Punya prinsip bahwa "baik buruknya hasil adalah bentuk kejujuranku"
5. Berpikir bahwa ada pengawas yang lebih hebat dari pengawas di depan kelas, yaitu
ALLAH.....
SEMOGA DENGAN TULISAN INI SISWAKU MENJADI SADAR UNTUK TIDAK NYONTEK LAGI.....

Senin, 30 November 2009

MOTIVASI DARI IBU.........


Senin depan tanggal 7 Desember 2009 Siswa ku sudah akan menghadapi Ulangan Semester. Apa yang mereka lakukan yah????, Apakah masih asyik dengan Facebooknya atau mungkin masih asyik dengan sms-an...., Atau mungkin lagi asyik dengan kegiatan organisasi....
Ayo siswaku....., buka bukumu...., belajar. Walau sebenarnya sudah terlambat untuk membaca materi yang bertumpuk, tapi ndak apa... yang penting kamu mulai belajar dan kurangi waktumu untuk kegiatan yg tidak ada hubungannya dengan belajar....
Yang harus kamu lakukan :
1. Buat jadwal belajar selama 1 minggu ini (Satu hari usahakan 2 kali dgn waktu
maximal 2 jam)
2. Usahakan untuk tertib dalam melaksanakan jadwal tersebut.
3. Lengkapi semua catatan yang belum lengkap
4. Periksa dengan guru tugas apa yang belum kalian kerjakan
5. Buat ringkasan materi di kertas atau buku kecil agar kalian mudah membawanya
kemana-mana untuk dibaca dan di hapal.
6. Buat suasana kamarmu bersih, rapi dan segar...., agar kamu enak belajar.
7. jangan lupa berdoa
8. Jaga kesehatan
Yah...., hanya itu yang bisa ibu berikan untuk kalian...... SEMANGAT!!!1, SEMOGA SUKSES.

Jumat, 27 November 2009

Mengenal Situasi Sekolah

Orientasi sekolah adalah kegiatan mengenal lebih dalam tentang sekolah. Kita sebagai siswa baru disekolah tentu belum dapat mengenal semua aktifitas yang ada di sekolah . Dengan mengenal sekolah, kita dapat dengan mudah beradaptasi dan secara tepat menentukan sikap dalam berkiprah disekolah.
Sekolah adalah sebuah lembaga mulia tempat menggali dan mengembangkan potensi dan ilmu . Sekolah memikul tanggung jawab mewujudkan tujuan pendidikan nasional , yakni mencerdaskan kehidupan bangsa, mengembangkan manusia Indonesia seutuhnya. Yaitu manusia yang beriman dan bertaqwa terhadap Tuhan Yang Maha Esa, berbudi pekerti luhur, memiliki pengetahuan dan keterampilan serta mampu mengembangkan kecakapan , kesadaran diri, berfikir dan bernalar.
Untuk mencapai pengembangan potensi itu, kita harus berada pada tempat yang kondusif dalam melakukan aktivitas. Ada ungkapan yang mengatakan “kalau kita tak kenal , maka kita tak akan saying” . apakah kita sudah benar-benar mengenal lingkungan sekolah tempat beraktifitas mengembangkan potensi ? apakah kita sudah mengenal guru-guru yang akan membantu mengembangkan kemampuan ? pelajaran apa saja yang akan kita pelajari di sekolah? Dan pertanyaan-pertanyaan lainnya sehubungan dengan keadaan sekolah?
Supaya anda dapat mengenali semua yang ada disekolah . cobalah anda menjawab pertanyaan-pertanyaan di bawah ini :

1.Tulislah Nama personil sekolah beserta jabatannya atau bidang stuid yg
diajarkannya !

2.Sebutkan mata pelajaran yang dipelajari di kelas X. XI IPA, XI IPs, XII IPA dan
XII IPS beserta alokasi waktunya !

3.Sebutkan Fasilitas sarana yang ada di sekolah dan jelaskan fungsinya !

4.Buatlah 20 Item tata tertib sekolah yang berlaku, dan uraikan pendapatmu mengenai
pelaksanaannya !

5.Sebutkan kegiatan ekstrakurikuler yang ada di sekolah dan kegiatan apa yang kamu
ikuti!
Bila anda dapat menjawab pertanyaan di atas dengan benar dan baik, maka anda dikategorikan sebagai siswa yang mengenal situasi sekolah.

Rabu, 11 November 2009

MENGATASI KERAGUAN DIRI DALAM BERGAUL

Dalam bergaul kita sering merasa ragu-ragu ,cemas, dan rasa takut lainnya. Ada beberapa hal yang menjadi penyebab munculnya keraguan terhadap diri sendiri yaitu :
1. Keraguan diri yang berakar dari harga diri yang tinggi rendahnya ditentukan oleh apa yang diharapkan dengan apa yang dudah dilakukan. Semakin tinggi jarak antara harapan dan kenyataan. Maka semakin rendah harga dirinya.
2. Keraguan diri berakar dari mimpi dan visi tanpa aksi ,sehingga orang yang terlalu banyak mimpi tentang kondisi ideal tanpa berusaha untuk mewujudkannya akan berakibat harga diri yang semakin rendah.
3. Besar pasak dari pada tiang adalah prinsip ekonomi yang merugikan. Dalam konsep diri, kerugian timbul karena pendapatan(apa yang diharapkan)lebi kecil dari biaya (pengorbanan yang dilakukan)

Ada beberapa hal yang dapat dilakukan untuk mengatasi keraguan diri,diantaranya adalah:
• Memupuk Integritas
Integritas adalah kemampuan untuk menyelaraskan antara perilaku dengan nilai, antara apa yang dikatakan dengan apa yang dilakukan
• Melatih Kematangan
Kematangan adalah keseimbangan antara keberanian dan pertimbangan. Jika seseorang dapat mengekspresikan perasaan dan keyakinannya dengan keberanian dan diimbangi dengan pertimbangan akan perasaan dan keyakinan orang lain, maka ia disebut orang yang sudah matang.
• Menguasai Kompetensi
Kompetensi bersinonim dengan kecakapan ,kemampuan, penguasaan kompetensi dapat mengatasi keraguan diri.
• Melatih Kebiasaan
Kebiasaan berhubungan dengan rutinitas . setiap kebiasaan akan menjadi rutinitas , akan tetapi rutinitas belum tentu menjadi kebiasaan . kebiasaan dipengaruhi oleh tiga factor yaitu :
1. Pengetahuan yaitu paradigma teoritis, apa yang harus dilakukan dan mengapa.
2. Keterampilan yaitu bagaimana melakukannya
3. Motivasi yaitu keinginan untuk melakukannya.

Kegiatan dibawah ini diharapkan dapat membantu anda dalam memahami sumber-sumber keraguandiri dan cara mengatasinya.
1. pernahkah anda merasakan keraguan diri dalam bergauldengan teman sebaya dan teman di sekolah . cobalah tuliskan pengalaman-pengalaman tersebut :
a) disekolah:
………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………
b) dengan teman sebaya :
……………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………...
2. Dari perasaan ragu yang anda alami , apakah yang menjadi penyebab utamanya?..................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................
3. Berdasarkan pengalaman anda, bagaimanakah cara mengatasi keraguan diri tersebut?..................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................
4. Kerugian apakah yang pernah anda alami akibat perasaan keraguan diri ?.....................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................

PERGAULAN REMAJA YANG SEHAT



pergaulan sehat remaja itu ada beberapa cara. Diantaranya adalah :
1.) Adanya kesadaran beragama bagi remaja
Bagi anak remaja sangat diperlukan adanya pemahaman, pendalaman, serta ketaatan terhadap ajaran-ajaran agama. Dalam kenyataan sehari-hari menunjukkan, bahwa anak-anak remaja yang melakukan kejahatan sebagian besar kurang memahami norma-norma agama. Oleh karena itu, kita harus memiliki kesadaran beragama agar tidak terjerumus dalam pergaulan yang tidak sehat.
2.) Memiliki rasa setia kawan
Agar dapat terjalin hubungan sosial remaja yang baik, peranan rasa setia kawan sangat dibutuhkan. Sebab kesadaran inilah yang dapat membuat kehidupan remaja masyarakat menjadi tentram.
3.) Memilih teman
Maksud dari memilih teman adalah untuk mengantisipasi agar kita tidak terpengaruh dengan sifat yang tidak baik/sehat. Walaupun begitu, tapi teman yang pegaulannya buruk tidak harus kita asingkan. Melainkan kita tetap berteman dengannya tapi harus menjaga jarak. Jangan terlalu dekat dengan dia.
4.) Mengisi waktu dengan kegiatan yang positif
Bagi mereka yang mengisi waktu senggangnya dengan bacaan yang buruk (misalnya novel/komik seks), maka hal itu akan berbahaya, dan dapat menghalang mereka untuk berbuat baik. Maka dari itu, jika ada waktu senggang kita harus mengisinya dengan hal-hal yang positif. Misalnya menulis cerpen, menggambar, atau lainnya.
5.) Antara laki-laki dan perempuan memiliki batasan-batasan tertentu
Agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, sebaiknya remaja harus menjaga jarak dengan lawan jenisnya. Misalnya, jangan duduk terlalu berdekatan karena dapat menimbulkan hal-hal yang tidak diinginkan.
6.) Menstabilkan emosi
Jika memiliki masalah, kita tidak boleh emosi. Harus sabar dengan cara menenangkan diri. Harus menyelesaikan masalah dengan komunikasi, bukan amarah/emosi.

Selasa, 10 November 2009

facebook Konseling


Facebook Konseling SMA Negeri 6 Pontianak
Penulis ingin juga siswa-siswa SMA Negeri 6 Pontianak punya facebook konseling.Hal ini penulis paparkan karena melihat banyak siswa yang gemar dengan facebook.Oleh sebab itu disini akan diuraikan bagaimana penyelenggaraan konseling facebook itu yang dikutip dari "blog Purwanto".
Bagaimana Penyelenggaraan Konseling FaceBook itu?
Program Konseling FaceBook berbeda dengan keanggotaan dalam FaceBook pada umumnya, didalamnya membutuhkan kegiatan perencanaan yang matang dan pelaksanaan yang terorganisir, serta evaluasi yang jelas.
Dalam perencanaan, perlu dilakukan sosialisasi kepada berbagai pihak terkait, terutama kepada siswa dan juga pihak manajemen sekolah, sehingga program Konseling FaceBook mendapat dukungan dari berbagai pihak.
Dalam pelaksanaan, konselor bertindak sebagai Admin dari Program Konseling FaceBook di sekolah, yang akan mengelola jalannya Program Konseling FaceBook. Selain itu, konselor juga terutama bertindak sebagai tenaga ahli yang selalu siap memberikan bantuan psikologis kepada anggota komunitas yang tergabung dalam Program Konseling FaceBook.
Program Konseling FaceBook juga perlu dilakukan evaluasi baik evaluasi program, proses maupun produk. Data dari hasil evaluasi dapat digunakan untuk kepentingan perbaikan dan pengembangan Program Konseling FaceBook berikutnya.
Secara teknis, berikut ini beberapa pemikiran penulis tentang bagaimana menyelenggarakan Konseling FaceBook:
1. Pemahaman dan Penguasaan Konselor tentang FaceBook
Moh. Surya (2006) mengemukakan bahwa perkembangan dalam bidang teknologi komunikasi menuntut kesiapan dan adaptasi konselor dalam penguasaan teknologi dalam melaksanakan bimbingan dan konseling. Oleh karena itu, untuk dapat menyelenggarakan Konseling FaceBook ini, terlebih dahulu konselor perlu memahami seluk beluk dalam mengoperasikan FaceBook, yang dapat dilakukan melalui belajar secara online melalui berbagai situs yang ada atau belajar kepada pihak lain yang sudah terbiasa menggunakan FaceBook. Dalam Konseling FaceBook, konselor bertindak sebagai Admin dari komunitas Bimbingan dan Konseling yang dikelolanya, yang bertugas men-setting FaceBook yang dikelolanya dan bertanggung jawab penuh terhadap kelancaran dan keberhasilan penyelenggaraan Konseling FaceBook
2. Keanggotaan
Idealnya keanggotaan Konseling FaceBook dapat diikuti oleh seluruh siswa (konseli) yang menjadi tanggung jawab konselor yang bersangkutan, kendati demikian sebaiknya untuk keanggotaan ini tidak perlu dipaksakan tetapi harus berdasarkan asas sukarela. Dalam hal ini konselor berkewajiban mensosialisasikan program Konseling FaceBook kepada para siswanya sehingga siswa terpahamkan dan dapat secara sukarela tertarik untuk bergabung dalam Program Konseling FaceBook.
Hal lain yang harus diperhatikan dalam keanggotaan Konseling FaceBook bahwa keanggotaan dalam Konseling FaceBook seyogyanya bersifat eksklusif, artinya terbatas hanya bisa diikuti oleh para siswa yang menjadi tanggung konselor yang bersangkutan. Oleh karena itu kepada siswa, yang sudah bergabung dalam komunitas Konseling FaceBook sebaiknya tidak diijinkan untuk meng-add (menambah) anggota secara sembarangan, karena menambahkan anggota secara sembarangan dapat merusak kohesivitas kelompok yang sudah terbentuk.
3. Waktu PelayananKonseling
Salah satu kendala pelayanan konseling di sekolah saat ini adalah waktu pelayanan (khususnya untuk kepentingan konseling perorangan) yang kerapkali berbenturan dengan kegiatan belajar-mengajar siswa di kelas. Sementara jika pelayanan konseling dilakukan di luar jam efektif pun, para konselor seringkali merasa berkeberatan, karena berbagai alasan tertentu. Oleh karena itu, Konseling FaceBook tampaknya bisa dijadikan sebagai alternatif mengatasi benturan waktu ini. Waktu pelayanan konseling melalui Konseling FaceBook bisa jauh lebih fleksibel. Untuk kepentingan pelayanan kepada siswa (konseli) diharapkan konselor bisa menyediakan waktu khusus online yang terjadwal, untuk memberikan kesempatan kepada siswa berinteraksi langsung dengan konselor.
4. Menentukan Aturan Main (Rule of The Game)
Untuk menyelenggarakan Konseling FaceBook terlebih dahulu perlu dirumuskan aturan main yang harus ditaati oleh konselor sebagai admin maupun siswa sebagai anggota. Selain aturan main yang ditentukan oleh FaceBook (term of services) itu sendiri, juga perlu dibuat aturan khusus terkait dengan penyelenggaraan Konseling FaceBook, yang didalamnya dapat terpenuhi asas-asas konseling, misalnya: pemenuhan asas kerahasiaan dimana setiap siswa yang sudah bergabung dalam komunitas Konseling FaceBook dapat berkomitmen untuk menjaga kerahasiaan atas setiap informasi yang berkembang dalam Konseling FaceBook. Demikian pula dengan pemenuhan asas-asas bimbingan dan konseling lainnya.

Puisi : "Ada Yang Hilang"


Bibir pantai itu basah..............
tadi diterjang ombak besar.
Kini tinggal kerang-kerang berserakan
dan.... ada kerang kecil manis di depan ku

Hei....., Ombak itu datang lagi
Tapi tidak sebesar tadi....
Ia datang perlahan.....
namun membawa kerang manisku pergi.

Aku kehilangan dia....
Dia semangatku
Dia Kekuatan kerjaku
Dimana semangat hidupku, dan dimana kekuatan kerjaku.........

Renungan yang terlintas saat ku tunggu hujan reda
memang hilang semangat dan kekuatanku untuk melangkah kerja
DULU....!!!!!!!
Hujan ku tembus dengan berani sambil membawa setumpuk tanggung jawab
langkah ringan tanpa beban dan alasan
mengukir hari-hari kerjaku......

HARI INI....!!!!!!!
Berderet alasan untuk menembus hujan
kaki berat mengiring hatiku untuk mengatakan......
"Jangan pergi....... hujan lebat...!!!!!!"

Dimana kerang itu??????
Dimana semanagat dan kekuatan ku??????

Yah......, itulah renungan ku...
renungan seorang guru biasa.
yang tidak jadi apa-apa....
dan tidak akan pernah jadi apa-apa, walaupun kerang itu datang.
aku hanya terduduk di meja pojok ruang BK........
By: Heriyanti S.Pd